?Berjamaah (lagi) walau Tak Serumah
- Regular price
- RM 25.00
- Sale price
- RM 25.00
- Regular price
-
RM 0.00
Share
Berjamaah (lagi) walau Tak Serumah
Author: Yusuf Maulana
Publisher: Poestaka Rembung Kopi
Year: 2019
Pages: 119 pp
Price: RM25
PartaiKeadilan Sejahtera (PKS) sering disebut sebagai cawangan rasmi gerakan Islamal-Ikhwan al-Muslimun di Indonesia. Hingga kemudian terjadi konflik di tubuhPKS yang melibatkan beberapa elit. Kasus hukum antara Fahri Hamzah dan PKSsalah satu yang ramai dibincang khalayak. Tapi persoalan seteru di dalam PKStidak hanya tentang Fahri Hamzah. Sampai kemudian terjadi kasus pemecatananggota PKS yang diidentifikasi sebagai pendukung Fahri Hamzah dan mentorpolitiknya: Anis Matta. Anis Matta dan Fahri belakangan menginisiasi jamaahbaru bernama Gerakan Arah Baru Indonesia (GARBI).
Bukuini mendedah dinamika perseteruan di antara aktivis Ikhwan di tubuh PKS. Bukuini ingin menjawab satu pertanyaan: ketikaperseteruan itu hadir dan terjadi terbuka, mengapa kedewasaan itu tidak hadir?Mengapa konflik yang sepintas remeh-temeh itu bisa dibesarkan dan dianggapsebagai macan liar yang mengobrak-abrik tatanan harakah dakwah? Apakah konflikyang ada memang benar-benar besar, ataukah sekadar cara pandang saja yang keliru?
Buku ini hadir dengan tujuan bersahaja: mengingatkan maknahikmah, berjamaah, dan makna kemenangan, khususnya bagi pegiat harakah Ikhwandi Indonesia. Buku ini membahas antara lain:
- Bagaimana al-Ikhwan hadir di Indonesia?
- Bagaimana kaitan PKS dan pecahannya dengan Ikhwan ‘alamy?
- Bagaimana peran belia di sebalik gerakan Ikhwan danperseteruannya di Indonesia?
- Bagaimana Ikhwan di Indonesia menghubungjalinkan dengan RecepTayyip Erdogan dan Yusuf al-Qaradhawi?