• WhatsApp_Image_2024-11-15_at_16.59.42.jpeg
  • WhatsApp_Image_2024-11-15_at_16.59.42
  • WhatsApp_Image_2024-11-15_at_16.59.42.jpeg
  • WhatsApp_Image_2024-11-15_at_16.59.42
1

Dinamika Orang Bugis Ke Johor Pada Abad Ke-18

Regular price
RM 35.00
Sale price
RM 35.00
Regular price
RM 0.00
Worldwide shipping | ILHAM Books
Worldwide shipping
Secure payments | ILHAM Books
Secure payments
Authentic products | ILHAM Books
Authentic products

Dinamika Orang Bugis Ke Johor Pada Abad Ke-18

Author: Andi Ima Kesuma
Publisher: UTM, ITBM & UNM
ISBN:  978-967-460-964-1
Tahun: 2023
Weight: gsm
Pages: 97pp
Price: RM 35

Migrasi orang Bugis telah berlangsung lama sejak abad ke-17 di Nusantara sebagai akibat Perang VOC-Makassar, terutama selepas kejatuhan Benteng Somba Opu serta perebutan Tosara, ibu kota kerajaan Wajo, sekutu kerajaan Makassar dan kerajaan Luwu.

Orang Bugis telah melakukan migrasi bukanlah semata-mata disebabkan oleh faktor ekonomis, bahkan juga disebabkan oleh faktor nonekonomis, yakni antara lain tidak adanya ketenteraman jiwa. Hal ini demikian kerana peperangan yang berlaku dan kehilangan kemerdekaan suku bangsa Bugis, justeru kerana filsafat Bugis. khususnya Bugis Wajo, yang tertuang dalam ungkapan "Maradeka to-Wajo' e ade' emmi napopuang" yang membawa maksud "Rakyat Wajo itu merdeka hanya hukumlah yang dipertuan."

Jika dalam penyelenggaraan pemerintahan hukum tidak ditegakkan, niscaya akan berduyun-duyun orang Bugis akan ke negeri lain sebagai tanda protes terhadap kezaliman pemerintahan tersebut.

Dilengkapkan dengan daftar kata, buku ini sesuai dibaca oleh penutur bahasa Melayu di serantau Nusantara.